"" Keranjang sehat: Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6

Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6

Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6buah ini untuk pencernaan, mengurangi risiko depresi, dan perlindungan terhadap kanker. 

Alpukat merupakan buah hijau dengan tekstur lembut yang tumbuh di iklim hangat. 

Alpukat juga dikenal sebagai buah mentega, yang serbaguna dan satu-satunya buah yang menyediakan sejumlah besar asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. 

Alpukat diakui sebagai makanan padat nutrisi alami dan mengandung hampir 20 vitamin dan mineral.

Meskipun sebagian besar kalori dalam alpukat berasal dari lemak, lemak yang terkandung adalah lemak sehat dan bisa membuatmu kenyang lebih lama. 

Saat mengonsumsi lemak dari alpukat, otak akan menerimanya sebagai sinyal untuk menahan nafsu makan. 



Baca juga : Artikel terkait


Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6
Manfaat Alpukat - Manfaat biji Alpukat untuk kesehatan


Manfaat biji Alpukat untuk kesehatan


Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6Selain daging buahnya, ternyata bagian biji dari alpukat juga dapat dimanfaatkan untuk dampak positif tertentu. 

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari biji buah alpukat

Alpukat mencegah terjadinya penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengatasi permasalahan penyakit maag pada penderitanya.


1. Biji Alpukat sebagai obat alternatif


Sebagai bagian dari buah Alpukat yang dapat menjadi cikal bakal pohon alpukat lagi, biji buah dapat memberikan manfaat lain seperti mengatasi masalah pencernaan.

Alpukat membantu mencegah terjadinya kanker, menyembuhkan radang di beberapa bagian tubuh tertentu, serta dapat membantu sebagai bahan anti penuaan dini.

Apakah Benar Aman Alpukat Dikonsumsi? 

Terutama dagingnya, yang dikenal dengan rasa lezat. Buah Alpukat yang memiliki daging berwarna hijau ini termasuk dalam kategori buah unik.

Sebab, di saat kebanyakan buah mengandung karbohidrat, alpukat justru menyimpan banyak lemak baik. Namun, itu baru dagingnya.

Bagaimana dengan biji Alpukat ?

Apakah biji alpukat memiliki manfaat yang sama dan aman untuk dikonsumsi ? 

Biji alpukat memiliki cangkang keras. Ukurannya hampir sebesar 13-18% dari badan buahnya. Sampai saat ini, informasi tentang kandungannya masih minim.

Namun, banyak penelitian yang membuktikan biji alpukat mengandung asam lemak, serat makanan, karbohidrat, dan sejumlah kecil protein. 

Selain itu, biji alpukat dianggap sebagai sumber fitokimia. Beberapa di antaranya memiliki potensi antioksidan. 

Kemudian, karbohidrat yang dikandung biji alpukat terdiri dari 75% pati atau zat tepung. 

Walau masih dianggap tidak memiliki dampak baik, penelitian sudah menunjukkan, biji alpukat menawarkan beberapa potensi manfaat kesehatan.


2. Potensi yang dimiliki biji Alpukat


Belum ada penelitian yang membuktikan biji alpukat aman dikonsumsi. Mudah dikonsumsi, enak rasanya dan menyehatkan tubuh. 

Itulah kata-kata yang bisa menggambarkan buah alpukat.


a. Menurunkan kolesterol


Biji alpukat yang sudah diproses menjadi tepung terbukti bisa mengurangi jumlah kolesterol pada hewan uji. 


b. Mengobati diabetes


Dalam sebuah penelitian yang melibatkan hewan uji yang mengalami diabetes, biji alpukat terbukti sama efektif dengan obat antidiabetes.


c. Mengurangi tekanan darah


Penelitian pada hewan membuktikan, ekstrak biji alpukat bisa merelaksasikan pembuluh darah, yang bisa berdampak pada menurunnya tekanan darah dan penyakit jantung.


d. Anti oksidan


Satu studi menyebutkan, ekstrak biji alpukat memiliki banyak antioksidan yang kuat.


e. Anti bakteri


Biji alpukat terbukti ampuh menghentikan berkembangnya bakteri Clostridium sporogenes.


f. Anti jamur


Dalam sebuah penelitian menggunakan tabung reaksi, biji alpukat berhasil menghambat pertumbuhan jamur.

Terutama jamur Candida albicans, yang sering menyebabkan masalah pada usus. Penemuan ini memang menjanjikan.

Namun perlu diingat biji 
Alpukat, potensi manfaat di atas hanya berdasarkan pengujian menggunakan tabung dan hewan. 

Penelitian berbasis manusia masih perlu dilakukan, sebelum membuat kesimpulan tentang biji Alpukat.

Ada kekhawatiran bahwa beberapa senyawa yang terkandung dalam biji alpukat, seperti inhibitor trypsin dan glikoda sianogenik, dapat membahayakan kesehatan.

Uji keamanan pada biji alpukat masih dalam tahap awal dan terbatas pada penelitian atau studi hewan saja.

Untuk manusia, penggunaannya direkomendasikan biji 
Alpukat hanya 3 mg per kg berat badan orang dewasa.

Akan tetapi, tikus yang mencerna ekstrak biji alpukat dengan dosis yang lebih tinggi, mati dalam waktu kurang dari 24 jam. 


3. Manfaat minyak Alpukat


Kekhawatiran lain muncul saat peneliti menemukan kandungan minyak biji alpukat, berisiko meningkatkan enzim dan penumpukan lemak di dalam hati tikus. 

Sejauh ini, tidak ada cukup bukti bahwa biji alpukat aman dikonsumsi manusia. Penelitiannya hanya terbatas pada hewan uji. Selain itu, proses ekstraksi yang digunakan dalam studi.

Juga bisa mengubah efeknya pada tubuh. Studi tentang pengonsumsian biji alpukat memang ada. 

Namun, masih dibutuhkan lagi bukti dan penelitian lain tingkat keamanan konsumsi biji alpukat.

Selain itu, studi yang sudah ada hanya menjabarkan potensi manfaat biji alpukat, tanpa rekomendasi penggunaannya. 

Cara mengonsumsi biji alpukat

Karena cangkangnya yang sangat keras, biasanya biji alpukat diproses di dalam oven selama dua jam dengan panas mencapai 121 derajat celcius.


Ketika biji alpukat sudah kering, potong kecil-kecil, kemudian taruh di dalam blender dan haluskan hingga menjadi bubuk. 

Perlu diingat, memasukkan biji alpukat ke dalam oven bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan antioksidan yang terkandung di dalamnya.

Rasa dari biji alpukat ini juga pahit. Walau demikian, tidak ada studi yang membuktikan bahwa biji alpukat aman dimakan.

Walau sudah ada penelitian tentang manfaat biji alpukat yang ditunjukkan lewat tes tabung dan hewan, bukti manfaat biji alpukat terhadap tubuh manusia masih sangat minim.

Apalagi, pengonsumsian dosis tinggi biji alpukat pada hewan juga membuktikan efek samping merugikan.

Meskipun tidak ada penelitian berbasis manusia yang sudah menguji keamanannya, hal tersebut tentu harus diwaspadai. 

Saat ini, lebih baik tidak menggunakannya, karena masih banyak penelitian yang harus dilakukan, untuk membuktikan manfaat biji alpukat pada manusia.

Namun, jika masih penasaran, disarankan untuk tidak menggunakannya dalam porsi besar. 

Gunakan dengan jumlah sedikit mungkin, untuk mengurangi risiko efek samping Alpukat yang merugikan.

Baca juga : Daun salam - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 1


Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6
Manfaat Alpukat - Efek samping Alpukat terhadap kesehatan



Efek samping Alpukat terhadap kesehatan


Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6Meskipun dapat memberikan dampak positif, namun juga memiliki efek samping.

Alpukat baik untuk kesehatan tubuh dan dimanfaatkan dalam berbagai olahan makanan tertentu.


1. Efek samping yang dapat beresiko 


Alpukat. Terjadi ketika konsumsi alpukat secara sembarangan dan terlalu berlebihan. Berikut ini beberapa efek samping dari buah alpukat yang dikonsumsi secara tidak benar.

Maupun untuk kondisi individu tertentu diantaranya seperti :

  • Meningkatkan berat badan tubuh karena kandungan lemak yang tinggi
  • Menimbulkan beberapa gejala alergi pagi sebagian orang
  • Menyebabkan penurunan kadar lemak baik HDL di dalam darah
  • Menurunkan produksi asi pada ibu menyusui meskipun bernutrisi tinggi
  • Menyebabkan penurunan kinerja beberapa jenis obat anti radang di dalam tubuh.


Itulah beberapa penjelasan mengenai khasiat dan manfaat alpukat yang perlu diperhatikan sebagai salah satu jenis buah yang memiliki rasa khas dan biasa diolah menjadi jus alpukat.

Dengan memahami penjelasan diatas maka dapat menjadikan alpukat lebih memberikan dampak positif.

Dampak positif  Alpukat bagi tubuh dari pada sekedar menjadikannya sebagai makanan pelengkap saja.

Semua orang tahu kalau makan alpukat itu menyehatkan.

Tapi, bagaimana dengan efek samping 
Alpukat ? 


2. Efek samping yang dapat di timbulkan


Alpukat. Mengonsumsi alpukat secara berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping. Inilah yang tidak banyak orang sadari, dan harus tahu mulai hari ini.


a. Menyebabkan alergi kulit 


Efek alpukat pada kulit yang merugikan adalah alergi. Gejala alergi bisa berupa gatal-gatal, kemerahan di kulit atau eksim. Jadi, jangan terlalu banyak mengonsumsi alpukat


b. Kerusakan liver 


Ada beberapa jenis minyak alpukat yang dapat menyebabkan kerusakan pada liver. Cobalah untuk menghindari alpukat Meksiko yang terdiri dari estragole dan anethole.

Unsur-unsur ini telah diuji untuk reaksi karsinogenik. Dengan demikian, mengonsumsi alpukat jenis ini dapat menyebabkan kerusakan liver.

Jika menderita fungsi liver dan untuk menghindari efek samping 
Alpukat, berhentilah mengonsumsi buah ini. 


c. Penyebab alergi mulut 


Jika alpukat dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, maka dapat menyebabkan alergi mulut. Gejala alergi dapat berupa gatal di mulut dan pembengkakan di lidah. 


d. Mengurangi kolesterol 


Mungkin senang membacanya jika alpukat dapat mengurangi kolesterol. Jika mengonsumsinya berlebihan, maka akan membahayakan tubuh.

Alpukat juga kaya akan beta-sitosterol di mana akan menyerap kolesterol baik (HDL) yang diperlukan dari tubuh. 


e. Iritasi saluran pencernaan 


Jika mengonsumsi alpukat dalam jumlah besar, maka dapat mengalami sakit perut. Bahkan, kadang-kadang juga menyebabkan iritasi saluran pencernaan. 

Ini adalah efek samping makan alpukat yang tidak sadari bukan ?

Meski begitu, bukan berarti harus menghindari konsumsi alpukat, hanya jumlahnya dimoderasi agar tetap memperoleh manfaatnya. 

Buah alpukat banyak manfaatnya. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengatur gula darah, sampai mencegah cacat lahir pada janin.

Alpukat juga salah satu buah yang baik dicemil saat diet karena tinggi serat dan kaya lemak baik, yang dapat membantu merasa kenyang lebih lama.

Tapi jangan lantas karena tergoda oleh alpupat yang segudang manfaat ini, jadi berlebihan memakannya. 

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi tubuh, begitu pula dengan buah alpukat.

Konsumsi alpukat yang berlebihan ternyata menyimpan berbagai efek samping yang merugikan, lho !


3. Efek kebanyakan makan buah Alpukat


Bakan tanpa alasan pasalnya, buah 
Alpukat yang identik mempunyai warna hijau ini sering dimanfaatkan untuk jus Alpukat atau bahan dalam es campur maupun hidangan lainnya.

Rasanya 
Alpukat yang nikmat membuat banyak orang menyukainya. 

Bahkan, buah alpukat ini juga sering digunakan sebagai bahan diet atau pencegah rasa lapar karena kandungan yang dimilikinya.


a. Meningkatkan berat badan


Alpukat masuk dalam kategori buah-buahan, alpukat sebenarnya padat kandungan lemak dan kalori. 

Kabar baiknya adalah, lemak dalam alpukat tergolong lemak tidak jenuh yang sehat untuk tubuh.

Namun, lemak sehat pun tetap dapat menyebabkan berat badan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Satu buah alpukat ukuran sedang rata-rata memiliki berat 30 gram.

Total kalori yang dikonsumsi adalah sekitar 322 kalori. Itulah kenapa mengonsumsi terlalu banyak alpukat dapat meningkatkan berat badan.


b. Defisiensi nutrisi


Sebenarnya, tidak masalah jika makan sayuran-sayuran dan buah setiap hari. 

Alpukat memang benar bergizi dan mengenyangkan, namun nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Nutrisi tidaklah cukup untuk memenuhi asupan nutrisi sehari-hari. 

Makan makanan yang itu-itu saja hampir setiap hari dapat menyebabkan tubuh bisa mengalami kekurangan zat gizi tertentu.

Buah alpukat minim kandungan protein dan kalsium. Kekurangan protein akan membuat melemahkan jaringan dan massa otot.

Asupan kalsium yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko mengalami penyakit tulang, seperti osteoporosis.

Alpukat juga tak mengandung cukup zat besi, sehingga lebih rentan mengalami 3L (Letih, Lemah, Lesu) akibat anemia.

Itulah kenapa sangat penting untuk merencanakan menu makan yang seimbang dan bervariasi agar tubuh tetap selalu sehat.


c. Alergi


Beberapa orang bisa saja lama-lama mengembangkan alergi buah alpukat apabila mengonsumsinya secara berlebihan. 

Alergi alpukat dapat menyebabkan bersin, batuk, pembengkakan, dan hidung tersumbat. Jika gejala-gejala ini alami setelah mengonsumsi alpukat.

Coba hilangkan dulu buah alpukat dari menu makan harian dan lihat apakah gejala-gejala tersebut masih muncul atau tidak.


d. Menurunkan produksi ASI pada ibu hamil dan menyusui


Tidak ada yan salah dengan mengonsumsi alpukat saat sedang hamil. Selain dapat mempersempit risiko cacat lahir pada bayi.

Buah alpukat juga bermanfaat untuk meringankan kram kaki akibat kekurangan kalium. 

Tapi, berlebihan makan alpukat dapat merusak kelenjar susu sehingga menurunkan produksi susu.

Selain itu, terlalu banyak asupan alpukat selama masa menyusui dapat menyebabkan sistem pencernaan anak jadi kurang baik.


e. Merusak hati


Salah satu efek samping serius dari mengonsumsi alpukat terlalu banyak adalah membahayakan kesehatan hatI. 

Terdapat berbagai jenis minyak alpukat yang dapat membahayakan hati.

Hindari menggunakan alpukat Meksiko yang mengandung estragole dan anethole. Kedua elemen ini dipercaya memiliki reaksi karsinogenik.


f. Menurunkan kerja obat


Konsumsi alpukat berlebhan dapat menurunkan kerja obat anti peradangan. 

Konsumsi yang berlebihan juga memicu terjadinya pengenceran darah, sehingga luka bisa lama sembuh.


g. Iritasi saluran pencernaan


Mengonsumsi alpukat dalam jumlah yang banyak dapat mengiritasi saluran pencernaan, 

Sehingga rentan menyebabkan perut kembung, begah, kram, buang gas terus menerus, hingga diare.

Iritasi saluran pencernaan dalam jangka panjang dapat memicu infeksi.


h. Menurunkan kolesterol (termasuk HDL, si kolestrol baik)


Buah alpukat dapat menurunkan kadar kolestrol. Kolestrol jahat menyebabkan masalah pada jantung seperti serangan jantung.

Denyut jantung tak teratur, penyumbatan pembuluh darah, dsb. Menurunkan kadar kolesterol dapat mencegah dari berbagai permasalahan jantung. 

Namun di samping keuntungannya, terdapat efek samping dari kebanyakan makan buah alpukat.

Alpukat kaya akan Beta-sitosterol. Beta-sitosterol menyerap kolestrol jahat jika jumlahnya berlebih, namun mereka juga dapat menyerap kolesterol HDL.

Jenis kolesterol baik yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satu fungsi kolesterol baik HDL adalah menjaga kekuatan dan kesehatan dinding dalam pembuluh darah.


Baca juga : Bawang putih - Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 1


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel " Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6 "


Lanjutkan ke Bagian 7


Untuk melengkapi pemahaman tentang Alpukat, silahkan tonton video dibawah ini.

Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




LUAR BIASA!! 11 Manfaat Biji Alpukat dan Cara Mengkonsumsinya






Alpukat – Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 6
Alpukat



No comments:

Post a comment

Ciplukan - Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 5

Ciplukan - Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 5 pohon ini dikenal sebagai obat herbal, seluruh pohon yang bermanfaat untuk meng...