Friday, 15 January 2021

Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3

Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3Tanaman ini mengandung antioksidan dan senyawa tumbuhan dipercaya bermanfaat bagi kesehatan.

Tanaman krokot tergolong rendah lemak secara keseluruhan, tetapi sebagian besar lemak yang dimiliki tanaman ini adalah asam lemak omega-3 yang dibutuhkan oleh tubuh.

Mengkomsumsi krokot, karena tubuh membutuhkan asam lemak omega-3 untuk mendukung berbagai fungsi organ, misalnya otak. 

Namun, tubuh tak bisa memproduksinya asam lemak ini sendiri. Itulah mengapa mengonsumsi asam lemak omega-3 sangat baik untuk kesehatan.

Tanaman krokot dilengkapi dengan serat makanan yang cukup tinggi, tetapi sangat rendah kalori. Itulah mengapa kita dapat merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsinya. 

Dengan begitu, Anda dapat mencegah makan berlebihan dan berat badan pun bisa terjaga.


Baca juga : Artikel terkait

Tak lupa di ucapkan Terima kasih, telah berkunjung di artikel ini. Mohon kiranya mau memberikan komentar di akhir artikel ini.


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3
Krokot - Budi daya tanaman krokot dan cara perawatannya 


Budi daya tanaman krokot dan cara perawatannya


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3Tumbuhan-tumbuhan Krokot (Portulaca) adalah jenis genus dari tumbuhan dari suku Portulacacea, ditemukan di daerah tropis. 

Juga jamak disebut krukut dan gelang. Spesies Portulaca menjadi makanan bagi ulat ngengat dan kupu-kupu. Krokot, tumbuhan gulma yang bermanfaat bagi kesehatan. 

Salah satu spesies yaitu Portulaca oleracea (gelang biasa), krokot dikenal sebagai tanaman yang dapat dimakan dan dikenal di beberapa daerah sebagai tanaman hama.

Seringkali mengabaikan tanaman liar seperti 
krokot yang tumbuh di halaman belakang rumah atau di semak-semak. 

Sedikit yang tahu beberapa tumbuhan diantaranya justru sebagai obat, sepertit umbuhan krokot yang banyak dicari orang untuk memgobati penyakit mereka.

Bagi yang tertarik untuk budidaya bunga krokot, berikut ini akan di jabarkan langkah-langkah tanam bunga krokot dalam pot :



1. Persiapan Tanam dalam Media Pot


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Pertama-tama siapkan terlebih dahulu media potnya sebelum menanam krokot. 

Jenis media yang dapat digunakan berupa plastik polybag atau pot ember jenis plastik atau gerabah.

Jika menjadikan bunga hias seperti tumbuhan krokot, sebaiknya menggunakan pot plastik yang dapat menambah kesan estetika.

Serta mudah tanaman krokot di letakan dibawah maupun di gantung. Ukuran potnya pilihah jenis yang kecil hingga yang sedang.


2. Pengisian Tanah


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Setelah mendapatkan Media yang sesuai, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengisih tanah ke dalam pot.


Media taman krokot sama dengan menanam bunga lainnya, seperti bunga mawar dan bunga lavender yang menggunakan tanah humus, begitu juga dengan menanam bunga krokot

Alasannya menggunakan tanah humus, karena tanah humus dapat menyuburkan tanaman krokot.

Apa bila sulit untuk mendapatkan tanah humus untuk tanaman krokot, dapat membelinya di took tanaman hias. Agar lebih hemat, dapat membuatnya sendiri.


Berikut cara pembuatan tanah humus untuk krokot:

  • Dari sisa-sisa daun atau akar halus kering, sekam, bubuk kayu dan tanah gembur dikumpulkan dan di campurkan menjadi satu.
  • Larutkan sedikit EM4, seperti 1 sendok gula dengan 1 liter air lalu tambahkan bakteri EM4 kemudian diamkan selama 24 jam
  • Siram larutan EM4 ke adonan tanah kemudian campur hingga merata
  • Tutup kembali tanah lalu tunggu kira-kira 2 minggu.


Dari hasil penguraian limbah organik dengan tanah akan menjadi tanah humus yang gembur bagus untuk tanaman bunga krokot.


3. Pemberian Pupuk Dasar


Tanah humus yang sudah siap untuk tanaman 
krokot dimasukan kedalam pot plastik, lalu beri pupuk dasar. Berikut ini caranya :

  • Berikan lubang pada tengah-tengah tanah dalam pot.
  • Pada bagian dasar diisi dengan pupuk organik butiran yang dijual banyak di toko pertanian, perpot diisi sebanyak 1 genggaman tangan saja.
  • Kemudian tutup kembali tanah dan sirami tanah tersebut. Media pot siap ditanami.


4. Penanaman benih


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Tanaman bunga krokot dapat juga ditanam melalui biji atau dari stek (potongan batang). 

Agar usia tanaman krokot dapat bertahan lebih lama, maka gunakan metode penanaman dari biji.

Siapkan biji bunga krokot yang akan ditanam dalam wadah pot plastik yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Caranya adalah sebagai berikut :


  • Berikan lubang dengan dalam kurang lebih 2 cm pada bagian tengah pot.
  • Kemudian lubangnya di isi biji bunga krokot
  • Setiap pot ditanami 1-3 biji bunga tergantung ukuran wadah pot
  • Kemudian tutup kembali lalu siram dan ditunggu hingga tumbuh.


Setelah benih 
krokot tumbuh sebaiknya tidak langsung diletakan di daerah yang terik matahari. 

Sebaliknya tempatkan pada area yang teduh, agar tanaman krokot tumbuh lebih cepat. Setelah satu (1) minggu barulah dapat meletakannya di tempat yang di inginkan.


5. Penataan Pot


Sebaiknya tanaman bunga krokot tidak menggunakan pot yang terlampau besar, karena akan lebih cocok menggunakan ukuran yang kecil hingga yang sedang. 

Untuk pot tanaman krokot sebaiknya disesuaikan dengan ukurannya, karena pot memiliki ukuran yang berbeda-beda.

Tanaman bunga krokot umumnya tidak tumbuh tinggi, dan akan lebih bagus diletakan dibagian depan teras. 

Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Tanaman krokot yang berukuran sedang dapat diletakan dekat tiang penyangga teras. 

Tanaman krokot yang berukuran kecil, baiknya digantung di teras. akan lebih bagus apabila di gantung. 

Bunga krokot akan menjadi bagus bila ditanam pada pot gantung, agar menambah kesan asri dan alami rumah.


Baca juga : Daun salam - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 2


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3
Krokot - memiliki berraneka ragam warna bunganya


6. Penyiraman Tanaman


Setelah mengetahui cara penanaman krokot, maka juga harus mengetahui cara perawatannya juga salah satunya yaitu penyiraman pada tanaman.

Penyiraman 
krokot merupakan bagian penting dari setiap budidaya. Tanaman sangat bergantung pada air. 

Untuk tanaman krokot yang dibawah sebaiknya lebih sering diperhatikan agar jangan sampai kekeringan.

Sedangkan pot krokot yang tergantung disiram 3 hari sekali, karena intervalnya lebih pendek. Agar tanaman lebih cepat tumbuh.

Maka saat penyiraman krokot dilakukan dapat ditambah dengan pupuk organik cair dahulu. 

Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Agar dapat menyuburkan tanaman krokot agar lebih cepat bertumbuh.


7. Penyiangan


Penyiangan tanaman bunga krokot dilakukan hanya sebulan sekali bahkan lebih jarang lagi. 

Hal ini karena tanaman krokot di dalam pot memiliki permukaan tanah lebih sedikit, hingga peluang untuk ditumbuhi rumput liar juga kecil.


8. Pemupukan Susulan


Tanaman bunga krokot jenis tanaman yang cepat tumbuh, walaupun minim perawatannya. Maka tidak perlu melakukan pemupukan NPK.


Pemupukan tanaman 
krokot yang perlu kita lakukan adalah tambahan pada pupuk dasarnya saja, 2-3 bulan sekali lakukan pemupukan pada tanaman.

Agar mudah pengaplikasiannya pemeliharaan 
krokot, maka dapat menggunakan pupuk organik butiran.

Cara menggali pada bagian pinggiran pot krokot lalu diisi dengan butiran pupuk. 

Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Kemudian media krokot tutup kembali pupuk, dan siram dengan air.


9. Pergantian tanaman krokot


Krokot. Jenis tanaman krokot bukanlah tanaman yang berumur panjang (hingga bertahun-tahun). 

Umumnya tanaman krokot yang ditanam dari biji-bijian hidup 5-6 bulan, sedangkan yang jenis batang biasanya kurang dari 3 bulan.

Karena hal itu, perlu mengganti tanaman apabila 
krokot sudah mendekati batas usianya. Berikut ini tanda-tanda apabila tanaman akan mati :

  • Daun yang menguning dan kering.
  • Batang akan kering dan menyusut.
  • Daun yang mulai gugur.
  • Bunga tidak lagi muncul.


Apabila tanaman 
krokot sudah menunjukan tanda-tanda seperti diatas, maka yang kamu lakukan adalah menggantinya dengan tanaman krokot yang baru. 

Memanfaatkan tanah tanaman krokot untuk dipakai kembali setelah tanah dari sisa akar dibersihkan.


10. Mengatasi Hama dan Penyakit


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3 Jenis hama yang sering menyerang tanaman 
krokot adalah serangga seperi ulat dan semut. 

Untuk itu, dapat memanfaatkan insektisida semprot untuk mengatasinya.

Tanaman bunga krokot tidak mudah terserang penyakit, walaupun begitu bakteri dan jamur patogen bisa saja menyerang tanaman hingga mati.


Untuk menghindari hal tersebut, dapat menyiram 
krokot dengan fungisida apabila melihat gejala pada tanaman yang layu walaupun sudah disirami. 

Melakukan penyiraman krokot sebaiknya tidak sering dilakukan, karena akan menyebabkan akar tanaman busuk.


11. Pemanfaatan tanaman


Setelah mengetahui cara budidaya bunga tanaman krokot, maka kini sudah dapat menanamnya sendiri di rumah. 

Agar krokot memberikan manfaat yang ekonomis, maka kamu dapat menjualnya sebagai tanaman bunga hias.

Pada saat ingin menjual 
krokot, sebaiknya menjual tanaman yang masih berusia 1 bulan, agar sipembeli memiliki banyak waktu pada saat tanaman mengeluarkan bunga.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel " Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3. "


Kembali ke Bagian 1


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "




Untuk melengkapi pemahaman tentang Krokot
silahkan tonton video dibawah ini.


Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3
krokot tergolong rendah lemak secara keseluruhan






Krokot – Herbal yang direkomendasikan WHO | Bagian 3
Krokot

No comments:

Post a Comment

Tanaman herbal - Memanfaatkan pekarangan rumah untuk apotik hidup

Tanaman herbal - Pekarangan rumah jadikan apotik hidup , dari tumbuhan-tumbuhan murni diambil saripatinya yang mempunyai manfaat untuk pengo...