Monday, 11 January 2021

Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3

Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3Tanaman ini mempunyai daya adaptasi tinggi, bahkan tumbuh lebih baik daripada di daerah asalnya. 

Lidah buaya dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai daerah pegunungan. 

Tanah yang dikehendaki lidah buaya adalah tanah subur, kaya bahan organik dan gembur.  

Karena daya adaptasinya lidah buaya yang tinggi maka tempat tumbuhnya menyebar keseluruh dunia mulai daerah tropika sampai ke daerah subtropika.

Lidah buaya membutuhkan cahaya matahari penuh dengan suhu cukup tinggi sekitar 16-33, dengan curah hujan rata-rata 3.500 mm/tahun. 

Kebutuhan lidah buaya akan unsur hara dapat diperoleh dari media tanam.


Baca juga : Artikel terkait


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3
Manfaat Lidah Buaya - Budidaya lidah buaya dan bunganya



Budidaya lidah buaya yang benar


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3Biasanya unsur hara 
lidah buaya yang terdapat di dalam media tanam sangat terbatas. 

Ketidak lengkap lidah buaya unsur haranya dan tidak dapat memenuhi kebutuhan tanaman. Oleh karena itu diperlukan tambahan unsur hara berupa pupuk.

Pemberian pupuk secara rutin serta dengan dosis yang tepat sangat menunjang petumbuhan tanaman 
lidah buaya

Sebaliknya, pemberian pupuk lidah buaya yang berlebihan dan tidak tepat dosis akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu.

Bahkan dapat menyebabkan kematian 
lidah buaya oleh hara itu sendiri (Fatkhusana, 2008). 

Lidah buaya termasuk tanaman dari suku Liliaceae dan dikelompokan pada tanaman hortikultura. 

Lidah buaya berguna untuk bahan baku kosmetik, makanan, minuman dan sebagai obat tradisional.

Pemanfaatan obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman lidah buaya semakin diminati

Lidah buaya tidak mempunyai efek samping seperti obat-obatan dari bahan kimia atau sintetis. 

Oleh karena itu lidah buaya yang memiliki fungsi sebagai mana dapat dikategorikan sebagai salah satu jenis tanaman obat tradisional 

Lidah buaya yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Daging daun lidah buaya dapat dibuat sebagai herbal drink.

Lidah buaya dikonsumsi langsung setelah diolah dengan campuran aroma sirup. 

Lidah buaya yang digunakan adalah bagian daun dari yang berdaging tebal dan panjang. 

Lidah buaya bila dibelah terlihat daging berwarna hijau, bening, jernih, dingin dan banyak mengandung lendir. 

Tanaman lidah buaya sering ditanam masyarakat di dalam pot atau pekarangan rumah yang hanya dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga.

Tanaman 
lidah buaya dapat diperbanyak secara vegetatif yakni melalui sapihan anakan. 

Kelebihan dengan teknologi penyapihan anakan lidah buaya karena adalah tanaman akan lebih cepat tumbuh.


1. Produk lain


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Perusahaan-perusahaan kosmetik menambahkan getah lidah buaya atau bahan-bahan turunan lainnya.

Dalam produk-produk Lidah buaya seperti makeup, tisu, pelembap, sabun, tabir surya, krim cukur, dan sampo.

Lidah buaya digunakan dalam produk tisu wajah dan dipromosikan sebagai pelembap dan anti-radang untuk hidung. 

Sebuah tinjauan akademis menunjukkan bahwa bahan-bahan lidah buaya ditambahkan karena efeknya sebagai pelembap dan pelunak.

Hasil pertanian lidah buaya banyak dijadikan bahan baku kosmetika. 

Spesies Lidah buaya juga banyak ditanam sebagai tanaman hias karena kekhasan bentuknya, bunganya, serta daun Lidah buaya yang berdaging tebal. 

Lidah buaya juga ditanam di kebun karena secara reputasinya sebagai tumbuhan obat. 

Spesies ini memiliki ketahanan relatif tinggi terhadap kebanyakan hama serangga. 

Karena daun Lidah buaya yang tebal sehingga memudahkan menyimpan air.

Tanaman Lidah buaya cocok untuk kebun-kebun di daerah bercurah hujan rendah. 

Jika ditanam dalam pot, lidah buaya membutuhkan tanah yang cukup kering dan berpasir serta cahaya matahari yang cukup. 

Di dalam pot, tunas kecil  Lidah buaya dapat tumbuh di sekitar tanaman.

Lidah buaya dapat dipindahkan ke pot lain agar tanaman induknya memiliki ruang cukup untuk tumbuh dan untuk menghindari serangan hama. 

Lidah buaya dapat berhenti tumbuh sementara saat suhu terlalu dingin, sehingga dibutuhkan tambahan kelembapan. 

Di daerah yang mengalami jalad atau salju, tanaman Lidah buaya dapat disimpan dalam ruangan atau di rumah kaca yang dihangatkan.


2. Penggolongan dan penamaan


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Lidah buaya atau dalam nama latinnya ‘aloe vera’ ini memiliki banyak manfaat yang di antaranya dapat dijadikan alternatif obat mag. 

Lidah buaya dapat menyembuhkan luka, luka bakar, herpes (dompo), ketombe, dan sebagainya. 

Sehingga tak heran jika banyak pengusaha yang mulai membudidaya lidah buaya sebagai bahan usaha. 

Walaupun berduri, tanaman Lidah buaya juga memiliki banyak khasiat dan kegunaan.

Bagi dalam tubuh maupun untuk luar tubuh seperti perawatan pada kulit atau rambut.

Selain itu, tanaman lidah buaya ini juga bisa dijadikan sebagai tanaman hias yang bisa digunakan untuk teras rumah atau pun dalam ruang tamu. 

Merasa tidak memiliki lahan luas, tapi ingin menanam lidah buaya, cara menanam lidah buaya menggunakan media polybag.


a. Menyiapkan Polybag


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Sama halnya seperti langkah-langkah menanam Lidah buaya.

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan polybag sebagai media tanam tanaman lidah buaya.  

Media tanam Lidah buaya bisa menggunakan pot kecil atau pot lainnya. 

Jika ingin hasil 
Lidah buaya maksimal atau supaya bisa dijadikan pajangan dan hiasan pekarangan rumah. Sebaiknya menggunakna polybag. 

Dalam menyiapkan polybag sebagai media tanam Lidah buaya, harus mengetahui ukuran polybag terlabih dahulu.

Karena, ukuran polybag merupakan hal yang penting dalam menanam lidah buaya, yang mana sebagai tempat pertumbuhan tanaman lidah buaya nantinya. 

Memilih ukuran polybag pun jangan terlalu besar, juga jangan terlalu kecil. 

Polybag dengan ukuran besar memang bagus untuk pertumbuhan tanaman lidah buaya.  

Karena jika menam Lidah buaya menggunakan polybag dengan ukuran besar.

Hal ini akan memakan banyak tempat alias tidak bisa menanam dalam jumlah banyak sekaligus.

Sehingga menanam 
Lidah buaya cukup gunakan polybag minim atau polybag sedang saja yang ukuran diameternya 20 cm. 

Dengan demikian, dapat menanam lidah buaya dengan jumlah besar dalam waktu yang bersamaan. 

Apalagi tanaman lidah buaya merupakan jenis tanaman yang memiliki banyak khasiatnya.  

Menaman lidah buaya dalam jumlah banyak dan dibudidaya Lidah buaya merupakan alternatif yang bagus dalam menghasilkan uang melalui budidaya lidah buaya.


b. Media Tanam


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Ketika menanam lidah buaya, media tanam yang digunakan adalah tanah yang kering. 

Tanaman lidah buaya ini berbeda dengan tanaman lainnya pada umumnya. Yang harus menggunakan media tanam berupa tanah basah atau tanah gembur. 

Selain tanah kering, kita juga bisa menggunakan tanah campuran sebagai media tanam lidah buaya
Tanah campuran ini bisa berupa pasir dan pupuk kandang. 

Jika kedua bahan tersebut sudah tercampur, maka tanah campuran tersebut siap dimasukkan ke dalam polybag.

Selain campuran tanah dengan pupuk kandang untuk 
Lidah buaya, juga bisa menggunakan campuran berupa pasir, batu apung, dan perlit. 

Untuk campuran media tanam Lidah buaya pada umumnya digunakan oleh orang rumahan. Karena untuk mempercantik media tanam. 

Pada umumnya, tanaman lidah buaya yang sehat akan segera memiliki banyak tunas yang tumbuh. 

Jika pot Lidah buaya tidak mencukupi karena terlalu banyaknya tunas, maka kita perlu mengganti pot yang lama dengan pot yang baru. 

Jangan sampai tunas Lidah buaya yang tumbuh sampai melebihi dari 10 cm. 

Hal ini dikarenakan tunas yang tumbuh lebih dari 10 cm akan memakan energy banyak, akhirnya tumbuhan akan saling rebut energy dengan induk tanaman Lidah buaya.

Perlu memisahkan antara tunas 
Lidah buaya yang mulai tumbuh lebih dari 10 cm dan tanam ke pot yang berbeda, kalau bisa dikhususkan ke dalam pot tunas. 

Dalam memilih pot, pilihlah pot yang lebar dan dalam, karena tanaman lidah buaya tidak memiliki akar yang panjang.

Apalagi pot yang lebar ini akan mempertambah pertumbuhan daun dan tunas tanaman lidah buaya nantinya.



c. Cara Menanam


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’. 

Dalam tahap menanam lidah buaya bukanlah hal yang tidak sulit alias siapa saja bisa melakukannya.

Cara menanam lidah buaya ini sama halnya dengan cara menanam tanaman lainnya, yaitu sebagai berikut langkah-langkahnya :



  • Pilih dan ambil lidah buaya anakan atau lidah buaya yang masih kecil ukurannya.
Dalam memilih daun lidah buaya atau bibit tanaman lidah buaya, usahakan cari bibit yang segar alias tanpa adanya bintik noda hitam pada daun yang pilih sebagai bibit. 

Sehingga, tanaman lidah buaya nantinya dapat tumbuh dengan segar dan optimal.


  • Kemudian tanam lidah buaya tersebut seperti menanam tanaman lainnya.
Yaitu dengan menancapkan ke tanah atau media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya. Tak perlu repot-repot dalam menanam lidah buaya ini.


  • Perlu diingat, dalam menanam lidah buaya ini jangan terlalu dalam dan dangkal.
Jika kita menanamnya Lidah buaya terlalu dalam dan dangkal, maka akan mengakibatkan membusuknya bibit tanaman. 

Selain itu, tanaman Lidah buaya juga akan mudah roboh ketika sudah tumbuh besar nanti.


d. Waktu Penyiraman


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Catatan, tidak semua tanaman doyan sama air. Salah satunya adalah tanaman lidah buaya

Tanaman lidah buaya termasuk golongan tanaman yang tidak doyan air alias tidak terlalu suka, jika terlalu banyak air. 

Hal ini dikarenakan tanaman lidah buaya akan cepat membusuk daunnya. 

Jadi, siram tanaman lidah buaya dengan air secukupnya saja, dan jangan terlalu banyak takarannya. 

Lidah buaya merupakan tanaman yang menyimpan banyak air di dalam tubuhnya.

Sehingga tidak perlu sering untuk menyiramnya. Lidah buaya merupakan tanaman dengan daun yang berdaging.

Sehingga tanaman Lidah buaya merupakan jenis tanaman yang menyimpan air. 

Jangan terlalu banyak untuk menyiram tanaman Lidah buaya, karena membuat tanaman ini akan cepat membusuk. 

Dan pastikan pot memiliki lubang drainase untuk membuang kelebihan air nantinya.


e. Penempatan


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’. 

Posisi tanaman lidah buaya, sebaiknya letakkan di tempat yang teduh, namun terkena sinar matahari secara langsung. 

Tanaman lidah buaya diletakkan di tempat yang teduh. 

Agar tanaman tetap terjaga bentuk pertumbuhannya sebagai tanaman lidah buaya yang cantik.

Dan menghadap sinar matahari secara langsung agar ia dapat berfotosintesa dengan sempurna, sehingga 
Lidah buaya dapat tumbuh dengan baik dan maksimal. 

Tanaman lidah buaya ini sebagai tanaman outdoor atau tanaman yang kebanyakan berada di luar.

Tanaman lidah buaya juga dapat tumbuh di dalam ruangan rupanya. Letakkan tanaman lidah buaya di dalam ruang tamu sebagai hiasan atau pajangan ruang tamu. 

Tapi ingat, agar tetap mendapatkan sinar cahaya lampu yang cukup agar Lidah buaya tetap sehat dan tidak layu.

juga bisa melakukannya setiap pagi sampai sore, tanaman lidah buaya letakkan di luar, agar ia berjemur, dan malam harinya masukkan sebagai penghias ruang tamu.



f. Teknik Perawatan


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Berikut ini cara menanam lidah buaya di dalam polybag dengan teknik perawatan yang benar:


Pemupukan 

Ketika memberikan pupuk pada lidah buaya, kita bisa menggunakan pupuk npk atau pupuk-pupuk organik lainnya secukupnya. 

Jika memutuskan untuk menggunakan pupuk Lidah buaya dengan npk, bisa memberinya dua minggu sekali dengan takaran 2gr/polybag.

Cukup mudah menanm 
Lidah buaya bukan dalam pemberian pupuknya ?

Tanpa ribet dan tidak membuang banyak biaya.



Perawatan

Walaupun dalam tahap menanam lidah buaya ini sangat mudah dilakukan.

Tanaman lidah buaya ini perlu perawatan yang ekstra jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu, agar tanaman lidah buaya agar dapat tumbuh dengan sehat. 


g. Pecahayaan Tanaman


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Tanaman lidah buaya merupakan jenis tanaman yang sangat membutuhkan sinar matahari, 

Sehingga tanaman Lidah buaya perlu adanya kontak langsung dengan sinar matahari. 

Jangan terlalu intens dalam pemberian Lidah buaya kontak langsung dengan sinar matahari. Karena hal akan dapat merusak daun lidah buaya. 

Melihat tanda-tandanya jika tanaman lidah buaya mulai jenuh atau terlalu banyak kontak langsung dengan sinar matahari. Adanya ciri-ciri sebagai berikut :

  • Daun terdapat bintik cokelat gelap atau oranye,
  • Pada umumnya, jika sudah parah maka daun akan bersisik dan warnanya berubah menjadi oranye sepenuhnya.


Mengatasi hal ini dengan meletakkan 
Lidah buaya di tempat teduh, tapi tetap menghadap sinar matahari secara langsung. 

Di tahap penempatan tadi, terdapat tips dari kita untuk meletakkan tanaman lidah buaya di tempat teduh namun tetap kontak langsung dengan sinar matahari.


h. Masa Panen


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Memetik atau mendapatkan hasil dari menanam lidah buaya, ketika tanaman lidah buaya sudah berumur 6 bulan. 

Di bulan ketujuh, tanaman lidah buaya siap dipanen dan dimanfaatkan khasiatnya, seperti untuk rambut, bahkan pengobatan alternatif.

Memanennya dengan cara memetik daun lidah buaya yang paling luar dengan menggunakan pisau dengan benar. 

Sehingga dapat dikatakan bermanfaat dalam menanam lidah buaya karena membuahkan hasil yang memuaskan. 

Itulah beberapa langkah dari cara menanam lidah buaya dengan menggunakan polybag.


Cukup mudah bukan?


Jadi, untuk yang merasa lahannya kurang untuk menanam lidah buaya, tidak usah khawatir lagi. 

Dengan menggunakan polybag, sudah bisa menanam lidah buaya di kebun rumah sendiri.


Baca juga : Jeruk nipis - Manfaat dan efeknya bagi kesehatan | Bagian 2


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3
Manfaat Lidah Buaya || Kelompok tani budidaya Lidah buaya


3. Tips Menanam Lidah Buaya


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Setiap tanaman Lidah buaya, pasti terdapat hambatan yang menghalangi karena masalah dalam tanaman tersebut. 

Dalam tanaman lidah buaya terdapat juga beberapa masalah yang perlu ketahui.

Agar dapat mengetahui solusinya segera untuk mengoptimalkan pertumbuhan pada tanaman lidah buaya

Memang, tanaman lidah buaya hanya memerlukan perawatan yang sederhana saja.

Lidah buaya yang tidak memiliki permasalahan dalam perumbuhan dan juga perkembangannya. 

Salah satu masalah pada tanaman lidah buaya adalah pada daun tanamannya. 

Daun tanaman Lidah buaya dapat dilihat dari perubahan dan juga rontoknya daun pada tanaman lidah buaya

Umumnya, perubahan dan rontoknya daun lidah buaya ini disebabkan oleh adanya :

  • Drainase yang tidak tepat,
  • Intensitas cahaya yang matahari yang kurang atau kelebihan, dan atau
  • Paparan cuaca yang terlalu dingin.


Ada juga masalah pada tanaman lidah buaya adalah adanya hambatan pada pertumbuhan tanaman lidah buaya

Pertumbuhan tanaman lidah buaya yang terhambat ini pada umumnya dikarenakan adanya pasokan air yang terlalu berlebihan.

Porsi pupuk atau makanan yang berlebih. Tanaman lidah buaya ini selain sebagai tanaman hias karena bentuknya yang bagus. 

Tanaman Lidah buaya juga memiliki khasiat sebagai herbal dengan berbagai manfaatnya untuk mengobati penyakit dan sebagai obat alternatif.

Beberapa manfaat tanaman Lidah buaya untuk kesehatan tubuh :


  • Menjaaga kesehatan kardiovaskuler,
  • Menjaga daya tahan tubuh,
  • Menjadi sumber asam amino,
  • Memperlancar sistem pencernaan, dan
  • Membantu penderita diabetes.


4. Cara menanam lidah buaya di pot


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3 Inilah yang membuat tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang memiliki julukan ‘tanaman serba guna’.

Lidah buaya ini merupakan tanaman yang bisa dijadikan sebagai bahan pokok untuk perawatan kulit dan juga kosmetik pada wajah dan kulit tubuh. 

Apalagi tanaman lidah buaya ini merupakan jenis tanaman yang tidak rewel alias bisa tumbuh di iklim manapun. 

Walaupun kebanyakan kita sering menjumpai kalau tanaman lidah buaya ini berada di tanah yang kering dan iklim tropis.

Itulah beberapa ulasan mengenai cara menanam lidah buaya yang bisa gunakan sebagai bahan referensi. 

Langkah-langkah cara menanam lidah buaya di atas dapat digunakan oleh siapapun.

Begitu banyak manfaat dan fungsinya, juga mudah dalam perawatan dan penanamannya. Sehingga berpikir apa lagi untuk menanam lidah buaya.




Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluang waktunya untuk membaca artikel "


Kembali ke Bagian 1


Semoga artikel ini memberi manfaat serta menginspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa mengklik " Contact Us "





Untuk melengkapi pemahaman tentang Lidah buaya, 
silahkan tonton video dibawah ini.


Lidah buaya - Manfaatnya bagi kesehatan | Bagian 3
Lidah buaya dapat membantu menjaga kulit wajah tetap lembap


No comments:

Post a Comment

Tanaman meniran – Khasiat dan efeknya bagi kesehatan - Bagian 4

Tanaman meniran – Khasiat dan efeknya bagi kesehatan - Bagian 4 Penelitian dasar ilmiah mengenai farmakognostik secara kualit...