Tuesday, 9 August 2022

Manfaat dan kandungan pohon kelor


" Manfaat Pohon kelor dan kandungannya, tanaman ini berasal dari daerah tropis dan umumnya digunakan untuk menjadi pangan dan obat di Indonesia "

Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. 

Tumbuhan ini dikenal dengan nama lain seperti: limaran, moringa, ben-oil (dari minyak yang bisa di ekstrak dari bijinya).

Biji kelor dapat juga digunakan sebagai penjernih air skala kecil.

Drumstick (dari bentuk rumah benihnya yang panjang dan ramping), horseradish tree (dari bentuk akarnya yang mirip tanaman horseradish), dan malunggay di Filipina.

Kelor adalah tanaman yang bisa tumbuh dengan cepat, berumur panjang, berbunga sepanjang tahun, dan tahan kondisi panas ekstrim. 

Tanaman ini berasal dari daerah tropis dan sub tropis di Asia Selatan. Tanaman ini umum digunakan untuk menjadi pangan dan obat di Indonesia. 


Baca juga Artikel yang terkait

Silahkan menggunakan Google Search Engine, Untuk mendapatkan alamat website lainnya yang terkait.


Gambar - Manfaat dan kandungan pohon kelor


Daun kelor memliki ciri berupa: majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling, beranak daun gasal (imparipinnatus), helai daun saat muda berwarna hijau muda.

Buah berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20 - 60 cm; buah muda berwarna hijau - setelah tua menjadi cokelat.

Bentuk biji bulat, berwarna coklat kehitaman, berbuah setelah berumur 12 - 18 bulan. Akar tunggang, berwarna putih, membesar seperti lobak.

Perbanyakan bisa secara generatif (biji) maupun vegetatif (stek batang).


1. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari daunnya sampai akarnya


Manfaat Pohon kelor dan kandungannya. Pohon ini tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai i ketinggian 1000 m dpl.

Banyak ditanam sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau ladang.

Penelitian terhadap manfaat tanaman mulai dari daun, kulit batang, buah sampai bijinya, sejak awal tahun 1980-an telah dimulai. 

Pohon ini sejak lama sudah menjadi tradisi untuk menanam pohon kelor, mengingat pohon tersebut dapat menjadi bagian di dalam kehidupan sehari-hari.

Pohon kelor dapat sebagai bahan sayuran, bahan baku obat-obatan, juga untuk diperdagangkan. 

Musim hujan walau dalam jumlah yang paling minimal, kejatuhan air hujan akan dapat ditahan oleh sistem akar kelor.

Pada musim kemarau “tabungan” air sekitar akar kelor akan menjadi sumber air bagi tanaman lain. 

Juga karena sistem akar kelor cukup rapat, bencana longsor jarang terjadi.

Ciri pohon kelor :

  • Tanaman kelor memiliki ketinggian 7-11 meter
  • Batang berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih kotor
  • kulit tipis, permukaan kasar
  • Percabangan simpodial, arah cabang tegak atau miring
  • Tumbuh cenderung lurus dan memanjang.


C Senthil Kumar, membuktikan bahwa daun kelor memang berkhasiat sebagai hepatoprotektor alias pelindung hati. 

Menurut dokter sekaligus herbalis di Yogyakarta, dr Sidi Aritjahja, kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus.

antioksidannya bagus untuk penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, misalnya luka usus dan luka lambung.

“Bagian apa pun yang dipakai aman asal memperhatikan caranya,” Minumlah rebusan daun kelor selagi air hangat. Sebab, efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat.



a. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari sisi akar (radix) 


Akar tunggang, berwarna putih. Kulit akar berasa pedas dan berbau tajam, dari dalam berwarna kuning pucat, bergaris halus tapi terang dan melintang. 

Tidak keras, bentuk tidak beraturan, permukaan luar kulit agak licin, permukaan dalam agak berserabut.

Bagian kayu warna cokelat muda, atau krem berserabut, sebagian besar terpisah. Akar tunggang berwarna putih, membesar seperti lobak.

Akar yang berasal dari biji, akan mengembang menjadi bonggol, membengkak, akar tunggang berwarna putih dan memiliki bau tajam yang khas.

Pohon tumbuh dari biji akan memiliki perakaran yang dalam, membentuk akar tunggang yang lebar dan serabut yang tebal.

Akar tunggang tidak terbentuk pada pohon yang diperbanyak dengan stek.


b. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari sisi batang 


Kelor termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki ketinggian batang 7 - 12 meter. 

Merupakan tumbuhan yang batangnya dan termasuk jenis batang berkayu, sehingga batangnya keras dan kuat.

Bentuknya sendiri adalah bulat (teres) dan permukaannya kasar. Arah tumbuhnya lurus ke atas atau biasa yang disebut dengan tegak lurus (erectus).

Percabangan pada batangnya merupakan cara percabangan simpodial dimana batang pokok sukar ditentukan.

Dalam perkembangan selanjutnya, batang pokok menghentikan pertumbuhannya atau mungkin kalah besar dan kalah cepat pertumbuhannya dibandingkan cabangnya.

Arah percabangan tegak (fastigiatus) karena sudut antara batang dan cabang amat kecil.

Arah tumbuh cabang hanya pada pangkalnya saja sedikit lebih serong ke atas, tetapi selanjutnya hampir sejajar dengan batang pokoknya.


c. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari sisi daun 


Daun majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling (alternate), beranak daun gasal (imparipinnatus).

Helai daun saat muda berwarna hijau muda - setelah dewasa hijau tua, bentuk helai daun bulat telur, panjang 1 - 2 cm, lebar 1 - 2 cm, tipis lemas,

Ujung daun dan pangkal tumpul (obtusus), tepi rata, susunan tulang menyirip (pinnate), permukaan atas dan bawah halus.

Merupakan jenis daun bertangkai karena hanya terdiri atas tangkai dan helai saja. 

Tangkai daun berbentuk silinder dengan sisi atas agak pipih, menebal pada pangkalnya dan permukaannya halus.

Bangun daunnya berbentuk bulat atau bundar (orbicularis), pangkal daun tidak bertoreh dan termasuk ke dalam bentuk bangun bulat telur.

Ujung dan pangkal daunnya membulat (rotundatus) dimana ujungnya tumpul dan tidak membentuk sudut sama sekali.

Ujung daun merupakan semacam suatu busur. Susunan tulang daun menyirip (penninervis).

Daun Kelor mempunyai satu ibu tulang yang berjalan dari pangkal ke ujung, dan  merupakan terusan tangkai daun.

Dari ibu tulang itu ke arah samping keluar tulang–tulang cabang, sehingga susunannya seperti sirip–sirip pada ikan.

Kelor mempunyai tepi daun yang rata (integer) dan helai daun tipis dan lunak. 

Berwarna hijau tua atau hijau coklat, permukaannya licin (laevis) dan berselaput lilin (pruinosus). 

Merupakan daun majemuk menyirip gasal rangkap tiga tidak sempurna.

Selain itu, dari ibu tulang itu ke arah samping keluar tulang–tulang cabang, sehingga susunannya seperti sirip–sirip pada ikan.

Kelor mempunyai tepi daun yang rata (integer) dan helai daun tipis dan lunak. 

Berwarna hijau tua atau hijau kecoklatan, permukaannya licin (laevis) dan berselaput lilin (pruinosus). 

Merupakan daun majemuk menyirip gasal rangkap tiga tidak sempurna.



d. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari sisi bunga


Bunga muncul di ketiak daun (axillaris), bertangkai panjang, kelopak berwarna putih agak krem, menebar aroma khas.

Bunganya berwarna putih kuning-kuningan terkumpul dalam pucuk lembaga di bagian ketiak dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau.

Mulai terkulai 10 – 15 cm, memiliki 5 kelopak yang mengelilingi 5 benang sari dan 5 staminodia.

Bunga Kelor keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak.


e. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari sisi buah atau polong


Kelor berbuah setelah berumur 12 - 18 bulan. Buah atau polong kelor berbentuk segi tiga memanjang yang disebut klentang (Jawa) dengan panjang 20 - 60 cm.

Ketika muda berwarna hijau - setelah tua menjadi cokelat, biji didalam polong berbentuk bulat.

Ketika muda berwarna hijau terang dan berubah berwarna coklat kehitaman ketika polong matang dan kering.

Ketika kering polong membuka menjadi 3 bagian. Dalam setiap polong rata-rata berisi antara 12 dan 35 biji.


f. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari sisi biji


Biji berbentuk bulat dengan lambung semi permeabel berwarna coklat. Lambung sendiri memiliki tiga sayap putih yang menjalar dari atas ke bawah.

Setiap pohon dapat menghasilkan antara 15.000 dan 25.000 biji/tahun. Berat rata-rata per biji adalah 0,3 g.


2. Manfaat dan kandungan pohon kelor terhadap kesehatan tubuh manusia


Tanaman ini telah dikenal memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan selama ribuan tahun. 

Daun kelor telah lama dipercaya sebagai tumbuhan yang bermanfaat bagi kesehatan. 

Kepopuleran tanaman bernama latin Moringa oleifera ini menanjak beberapa tahun terakhir. 

Kelor kaya akan antioksidan sehat dan senyawa tanaman bioaktif. 

Hampir seluruh bagian dari tanaman ini bisa dimakan atau dijadikan ramuan obat herbal tradisional. 

Kandungan nutrisi daun kelor Manfaat daun kelor Dirangkum dari laman Healthline, daun kelor merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik. 

Satu cangkir daun cincang segar seberat 21 gram mengandung sejumlah zat yang bermanfaat untuk tubuh.

Organisasi Pangan Dunia Food and Agriculture Organization (FAO) sempat memasukkan kelor sebagai Crop of the Month, pada 2018 . 


a. Manfaat dan kandungan pohon kelor sebagai pangan super 


Melansir buku Tanaman Kelor: Nilai Gizi, Manfaat, dan Potensi Usaha (2018) oleh F.G. Winarno, kelor termasuk satu di antara delapan mega superfood (pangan super). 

Superfood merupakan pangan fungsional yang bergizi tinggi dan kaya fitokimia yang bermanfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Selain tanaman kelor, terdapat tujug mega superfood lainnya. Di antaranya ganggang chlorella, goji berry, spirulina, cokelat, wheat grass, camu camu, dan acai. 

Dengan reputasinya yang sudah dipercaya sejak bertahun-tahun silam, daun kelor juga dipercaya punya se gudang manfaat. 


b. Manfaat dan kandungan pohon kelor dan kandungan gizi yang tinggi 


Manfaat Pohon kelor dan kandungannya. Menurut F.G. Winarno, daun kelor kering sebanyak 100 gram mengandung senyawa: 

  • Protein dua kali lebih tinggi dari yoghurt 
  • Vitamin A tujuh kali lebih tinggi dari wortel 
  • Kalium tiga kali lebih tinggi dari pisang 
  • Kalsium empat kali lebih tinggi dari susu 
  • Vitamin C tujuh kali lebih tinggi dari jeruk 


Tak hanya senyawa di atas, melansir Healthline, daun kelor juga mengandung vitamin B6, zat besi, magnesium, serta riboflavin B2.

Dalam 100 gram daun kelor segar, kandungan vitamin C-nya mencukupi 157 persen kebutuhan gizi dalam sehari. 

Namun, daun kelor kering atau suplemen Moringa oleifera nutrisinya tidak sebesar daun kelor segar.

Selain itu, daun kelor juga memiliki sisi negatif yakni memiliki kadar antinutrien yang tinggi. 

Konsumsi yang berlebihan dapat mengurangi penyerapan mineral dan protein.

Disarankan konsumsi daun kelor bersama sumber asupan lain agar kebutuhan gizi seimbang tetap terjaga. 


c. Manfaat dan kandungan pohon kelor dari kandungan antioksidan 


Antioksidan merupakan senyawa yang dapat melawan radikal bebas di dalam tubuh. 

Penumpukan radikal bebas di dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan oksidatif, yang menjadi biang penyakit berbahaya seperti jantung dan diabetes tipe 2. 

Para ahli menemukan beberapa jenis antioksidan dalam daun kelor, antara lain quercetin dan asam klorogenat. 

Quercetin merupakan antioksidan yang dapat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. 

Sedangkan, asam klorogenat dapat menjaga kadar gula darah setelah makan. 

Dalam sebuah studi, perempuan yang konsumsi 1,5 sendok teh bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan, kandungan antioksidan dalam darahnya meningkat signifikan. 


d. Manfaat dan kandungan pohon kelor sebagai penurun kadar gula darah 


Sejumlah penelitian memang menunjukkan daun kelor efektif menurunkan kadar gula darah. Para ilmuwan meyakini hal itu berasal dari senyawa isothiocyanate. 

Namun, sebagian penelitian baru diujikan pada hewan. Studi berbasis manusia yang ada masih dalam skala kecil. 

Salah satu studi melibatkan 30 wanita yang konsumsi 1,5 sendok teh bubuk daun kelor per hari selama tiga bulan.

Hasilnya, kadar gula darah puasa mereka turun rata-rata 13,5 persen. 

Studi kecil lainnya melibatkan enam penderita diabetes yang diberi 50 gram daun kelor dalam menu makanannya. Hasilnya, kadar gula darah mereka dapat berkurang 21 persen. 


e. Manfaat dan kandungan pohon kelor untuk mengurangi peradangan 


Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Pengidap penyakit kronis seperti jantung dan kanker juga mengalami masalah peradangan. 

Sebagian besar buah-buahan, sayuran, dan rempah-rempah memiliki sifat antiperadangan.

Sejumlah ahli meyakini senyawa isothiocyanate pada daun juga dapat membantu mengurangi peradangan. 

Namun sejauh ini, penelitian baru terbatas pada uji laboratorium dan penelitian pada hewan. 

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia terkait efek anti peradangan dengan konsumsi daun kelor. 



f. Manfaat dan kandungan pohon kelor untuk mengurangi kolesterol jahat 


Berbagai penelitian dengan melibatkan hewan dan manusia menunjukkan, konsumsi daun kelor dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. 

Kandungan kolesterol tinggi dalam darah terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung. 

Selain konsumsi daun kelor, Anda yang ingin menurunkan kolesterol juga disarankan makan makanan yang mengandung gandum utuh dan kacang almond. 


g. Manfaat dan kandungan pohon kelor untuk melindungi tubuh dari racun arsenik 


Paparan arsenik jangka panjang, baik dari pestisida sampai pencemaran air, dapat memengaruhi kesehatan. 

Studi menunjukkan dampaknya bisa meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung. 

Kabar baiknya, beberapa penelitian pada tikus menunjukkan, konsumsi daun dan biji tanaman kelor dapat melindungi tubuh dari efek buruk arsenik. 

Riset tersebut cukup menjanjikan. Namun, agar lebih meyakinkan diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia. 


Sebagai penutup, diucapkan terima kasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel " Manfaat dan kandungan pohon kelor "


Untuk mendapat informasi lebih luas dan lengkap tentang topik ini, silahkan menggunakan Google Search Engine


Semoga artikel ini memberi manfaat serta inspirasi. Bila ada yang ingin mendiskusikan bisa klik " Contact Us "


Untuk melengkapi pemahaman tentang Manfaat Pohon kelor dan kandungannya
silahkan tonton video dibawah ini.


Video - Manfaat dan kandungan pohon kelor -
Kelor, Tanaman dengan Segudang Nutrisi


No comments:

Post a Comment